Kamis, 05 Desember 2013

PHP ("Penerima" Harapan Palsu)


Assalamualaikum! Im come back! Ya malam ini gue bakal ngepost kok, tenang aja. Buat para pembaca yang sering ngebaca post post gue, akhirnya kita bisa berjumpa lagi di post kali ini *Emoticon Peluk*.
Malam ini gue bakal membahas yang namanya PHP, ya PEHAPE. Tapi PHP kali ini bukan dalm artian Pemberi Harapan Palsu, tapi ‘Penerima’ Harapan Palsu. Ya, menurut gue korban dari kegananasan dunia cinta yang dalam artian adalah PHP itu sangat mewabah di Indonesia. Tingkatannya semakin hari semakin membanyak. Orang orang pun mungkin banyak yang lupa kalo makanan pokoknya adalah nasi berubah jadi makan harapan kosong.
Penerima harapan palsu di Indonesia menurut gue banyak dari kalangan wanita, dan sering kali terjadi dikalangan pria. Terbukti di twitter yang paling banyak galau dikarenakan sebuah harapan kosong adalah seorang cewe, apalagi kalo dwitasari ngebikin tweet berisikan tentang harapan, behhh banyak aja tuh yang ngeretweet. Tapi cowo terkadang juga bisa jadi korban lo, walaupun banyak cewe yang menyalahkan cowo sebagai tersangka PHP. Padahal cowo kalo udah jadi korban PHP kekecewaan dalam hatinya lebih parah lagi.
Emmmm, ada yang ingat potongan lirik lagu Anda – Menghitung hari? Katanya kaya gini “Jangan kau beri harapan padaku, seperti ingin tapi tak ingin.” Tuh dalam banget kata katanya. Tapi terkadang maksud hati beda dengan perilaku, dalam artian seperti ini. Terkadang lo yang merasa dekat dan nyaman ama orang lain, tapi eh ternyata cuman sebatas pengisi kekosongan hati orang tuh aja. Orang tadi berpendapat dia tidak memberikan harapan, karena dia cuman nganggep adik kaka doang, dan kemungkinan terbesarnya lo kegeeran. Ya, GEER.
Terkadang penerima harapan palsu cuman bisa diam, karena apa yang dia lakukan sebatas sebuah hubungan yang gak akan bisa lebih. Mungkin aja lebih, adik kaka (lagi). setiap hari mungkin para penerima harapan palsu udah kenyang, karena makanan sehari harinya cuman harapan kosong, itulah pengganjal hatinya. Walaupun mereka gak tau bagaimana akhirnya hubungan itu.  
Itulah segelintir fakta tentang Penerima Harapan Palsu, tapi gue pesan buat kalian yang ngebaca. Jangan suka ngemil harapan, kalo keseringan kasian hati lo. Hati kalian kan bukan mie sakura yang bisa diremuk remuk jadi berkeping keping. dan terkadang waspadailah orang yang datang dengan harpan, pergi dengan seribu alasan. Assalamualaikum!

sumber foto : terserahsaya.com
“Tong Kosong Nyaring Bunyinya, Harapan Yang Kosong Terkadang Paling Banyak Bersuara”-Rifqi Maulani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar