Tentang Kecewa
Sunyiku dalam sepi hingga merana
Tawaku berbisik hingga terbahak
Kataku pecah hingga tak berarah
Hinggaku tahu semua tak ada
ujungnya
Bosan aku dengan kesedihan,
dan
enyah saja kau, penat!
Ada suatu tempat yang bisa buat aku
ramai,
namanya bertempat di masa lalu
Tapi, apakah aku harus kesana
membawa tunas mimpi masa depan?
Memang masa lalu menyenangkan, tapi
apakah
salah untuk maju menatap lurus
hingga ke depan?
Pecahkan saja kaca itu, biar semua
gaduh,
biar semua musnah bila benda itu
hanya
bisa mengembalikan masa lalu
Ratap matamu adalah ratapan
wanita
pembawa cinta tanpa rasa sakit,
tanpa
luka dan tanpa ksedihan
Sebagaimana malaikat merajut
asanya
menyatukan dua hati yang sebenarnya
tak mencinta menjadi satu padu
Tapi, patutkah semuanya hilang
Hilang karena penghianatan
Hilang karena ketidaksetiaan
Hilang karena orang lain
Ya, malaikat pun menangis
mendengarnya
Percumalah rajutan asanya yang
awalnya dari
sehelai benang bila akhirnya harus
di sobek jua