Ketika seseorang
merasakan galau yang sangat menyiksa, pasti semua itu ada penyebabnya. Mungkin karena
pacarnya atau mantannya. Semua itu pasti ada hal yang menjadi penyebab
seseorang menjadi galau. Tapi saat ini bukanlah galau yang akan gue bicarain. Agak
nyimpang dikit, tapi tetep kok temenan ama galau, yaitu ‘Patah Hati.
Patah hati itu sendiri
adalah hasil dari perasaan seseorang ketika seseorang itu menemukan kebahagiaan
mungkin karena cinta atau sebagainya tapi ditengah tengah perasaan senang
tersebut seseorang itu harus kehilangan perasaan tersebut. Sadis.
Ya begitulah patah
hati, perasaan yang tidak pernah diinginkan siapa pun yang ada di bumi ini. Tapi
terkadang mau tidak mau ada saja hal yang membuat kita patah hati, contohnya
saja cinta yang bertepuk sebelah tangan. Disaat kita benar benar mengharapkan
seseorang, yang pastinya dengan pendekatan yang mantap, lemparan kode yang
cukup kental, dan beberapa modus melayang membuat hati ini berharap si doi
memiliki perasaan yang sama seperti kita. tapi, sebuah harapan tidaklah cukup
untuk membuat semuanya pasti. Ketika kita ngeungkapin perasaan eh ternyata si
doi cuman anggap kita adek kaka. miris.
Selain itu penyebab
patah hati yang paling banyak ditemukan di Indonesia sih menurut gue adalah
Pemberi Harapan Palsu. Ya, terkadang lagi dekat dekatnya ternyata semua
kedekatan itu cuman sebagai teman temanan doang. Atau mungkin elo nya aja yang
kegeeran. Hal itu pasti membuat seorang korban patah hati yang luar biasa.
Tapi ada satu lagi,
patah hati yang hampir mirip dengan sakit hati. Semua itu terjadi disaat kita
putus dengan pacar kita. ya disaat lagi sayang sayangnya, malah kita
ditinggalin terus diputusin, entah semua itu terjadi karena takdir atau hanya
masalah perasaan. Tapi biasanya patah hati seperti ini cukup lama mengobatinya.
Sakit yang diderita
karena patah hati bukanlah terjadi sakit pada fisik, tapi lebih ke batin. Batin
semakin tersiksa, fikiran pun semakin kacau. Terkadang orang yang patah hati
bisa berbuat nekat, saking nekatnya pernah gue temuin di berita ada yang sampai
mau bunuh diri. Entah kehidupannya mungkin tragis seperti telenovela, dia lebih
baik mati daripada patah hati, hal bodoh.
Tapi percayalah setiap
luka pasti ada obatnya, walaupun membekas tapi tetap aja luka itu bisa mengering.
Salah satu obat yang gue temuin dan paling mujarab iyalah jatuh cinta lagi.
jadi dengan perbandingan rumus :
Bila 1 orang patah
hati, dan hatinya belum bisa disembuhkan. Maka penyembuhannya dengan
mendapatkan 1 orang yang bisa membuatnya jatuh cinta lagi. jadi, 1 orang patah
hati : 1 kali jatuh cinta = Patah hati ngilang!
Jadi pesen gue satu aja
sih, patah hati terkadang membuat seseorang down, tapi itu bukanlah alasan
untuk lo berhenti berkreatif. Ya, kreatif dalam salah satu bidang yang lo
tekuni mungkin bisa menjadi factor penghilang rasa patah hati. Wasalam!


